SMK Negeri 3 Kota Madiun Manfaatkan Limbah Sambel Pecel Jadi Kerajinan pada Inotek Award 2021


Sukses memanfaatkan limbah sayuran, cairan sambel pecel, hingga kulit telur serta kulit buah naga menjadi bahan baku kerajinan, SMK Negeri 3 Kota Madiun masuk dalam nominasi penilaian lomba atau ajang Inovasi Teknologi (Inotek) Award Tahun 2021 yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Jatim.

Kepala Balitbang Jatim, Anom Surahno SH. M.Si saat melakukan kunjungan dan penilaian lapangan di SMKN Negeri 3 Kota Madiun, Rabu (29/9/2021) mengatakan, inovasi ini sangat bermanfaat dalam upaya pelestarian lingkungan. Inovasi yang cukup luar biasa ini tentunya menjadi tawaran solusi dalam mengatasi problem persampahan.

“Limbah cairan bumbu pecel dan bekas sayurannya, serta kulit telur dan kulit buah naga bisa menjadi lembaran-lembaran yang menyerupai lembaran kulit, tentu membutuhkan kejelian sebagai seorang inovator. Apalagi bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan dompet, tas dan lainnya,” terangnya.

Anom berjanji, jika nantinya inovasi ini menjuarai ajang Inotec Award 2021, Balitbang Jatim akan menfasilitasinya untuk mendapatkan HaKI atau hak kekayaan intelektual. Sehingga inovasi ini bisa dipatenkan dan tentunya menjadi kebanggaan bagi inovatornya.

Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Madiun, Sunardi menambahkan, selama ini pihaknya memberikan keleluasaan sebebas-bebasnya kepada siswa-siswi maupun tenaga pendidik untuk melakukan beragam kajian, penelitian atau inovasi dengan memanfaatkan fasilitas sekolah yang ada. Dirinya mengaku merasa bangga jika banyak inovasi terlahir dan tercipta dari sekolahnya.

“Kami tidak pernah membatas-batasi mereka untuk berkreasi dan berinovasi. Karena sejatinya lembaga pendidikan ini adalah untuk melahirkan temuan-temuan baru dengan mengatasi problem yang ada dimasyarakat,” terangnya.

Selama ini pihaknya berkeyakinan, bahwa inovasi yang dihasilkan harus menjadi beragam produk yang layak konsumsi dengan memanfaatkan bahan atau limbah-limbah yang dimasyarakat. Limbah-limbah tersebut jika bisa dimanfaatkan dengan baik tentunya akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. “Saya berharap inovasi ini bisa dikembangkan oleh para alumni dan memiliki nilai jual yang manfaatnya memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, tahun 2012 SMKN 3 Kota Madiun juga telah melakukan temuan mesin atau alat pengolah limbah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif yang merupakan karya para siswa dan pengajar. Alat tersebut telah diduplikasi dan diberikan kepada 12 sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Timur, dengan berupa mesin pengolah limbah sampah plastik menjadi BBM alternatif.

Lebih lanjut Anom Surahno menambahkan, ajang Inotek Award Tahun 2021 ini selain dimaksudkan memberikan semangat kapada inovator baik lembaga pemerintah kabupaten/kota atau masyarakat agar terus melakukan inovasi dalam berbagai macam jenis layanan publik, juga sebagai upaya untuk melakukan pembinaan. Apakah inovasi yang dilakukannya sudah berjalan efektif di masyarakat. “Adanya Inotek Award Tahun 2021 ini diharapkan Inovasi dapat menjadi budaya sekaligus solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” katanya. (jal)


Kepala Balitbang Jatim, Anom Surahno SH. M.Si saat melakukan kunjungan dan penilaian lapangan di SMKN Negeri 3 Kota Madiun, Rabu (29/9/2021. Foto: Rijal JNR


Leave Comment

0 Comments

Kunjungi Sosial Media Kami

Alamat Kantor

Jl. Gayung Kb. Sari No.56, Gayungan, Kota Surabaya
Jawa Timur 60235, Indonesia

Telepon / Fax : (031) 829 0738 / (031) 829 0719
Email : litbangjatim@yahoo.com

Copyrights © 2017 Badan Penelitian & Pengembangan Jawa Timur.
All Rights Reserved.

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari Ini : 222
Pengunjung Kemaren : 254
Total Pengunjung : 252592
Pengunjung Online : 1